Movie Review: All The Money in The World (2018)

Minggu lalu, para penggiat #TimesUp movement di Twitter ramai membicarakan film ini karena adanya pay gap antara Mark Wahlberg dengan Michelle Williams untuk proses reshoot adegan dari semula bareng Kevin Spacey menjadi Christopher Plummer. Tapi terlepas dari kontroversi tersebut, gue pun tetep pengen nonton film ini daripada gue buang wang ke pilem Insidious 4 (sorry jek, gue gak nonton di bioskop dulu yaa filmnya, mungkin nanti nonton dari HBO/Fox Movies aja). Walhasil, film ini tetep oke lho menurut gue.

original

Terlepas dari gak jadi nya Kevin Spacey memerankan Mr. Getty, yang nota bene gue juga gak tau gimana aktingnya doi disini, wong yang di screening itu kan versi Christopher Plummer, semua penonton pasti maresti fokes sama Michelle Williams dan Marky Mark Wahlberg. Michelle Williams sih entah kenapa kok keren aja gitu disini dan gue merasa lagi nonton Nicole Kidman gitu jadinya hahaha. Plus klo kakek Christopher Plummer ya udahlah yah gak perlu lagi di apa apain, veteran. Macam meranin kakek kakek yang kikir kaya biasa aja gitu ahaha.

All-The-Money-In-The-World1
Teaser Poster saat masih ada nama Kevin Spacey (sumber: EW)

Show stealernya menurut gue itu si Cinquanta. Somehow, selain si Getty Familia, posisi Cinquanta ini super penting tapi kurang greget. He can be a good family-father figure and at the same time, well, not that villain sih. So sad but it’s true gaes. Yah selain Cinquanta, si Paul juga boleh laah tapi kurang keren aja hahaha.

Soal alur ceritanya sendiri, menurut gue gak terlalu bikin deg deg ser karna emang tipikalnya Ridley Scott yang dari pandangan mata gue lebih demen main di alur datar dan naik di akhir akhir. Kalian kudu perhatiin dari awal gimana hubungan Getty Family supaya bisa tau ada apa dan kenapa hal ini bisa terjadi. Plus jangan sampe bingung karena bakalan sering banget terdengar “Mr Getty, Mrs Getty bla bla bla” atau “Mrs Getty, Mr Getty is bla bla bla” jadi yah jangan sampai tertukar sama Getty yang mana hahaha.

Hal lain yang bikin gue seneng sama film ini sih sebenernya cuma soal Italia. Most of the location itu ada di Roma dan circa 1973an. Karena gue belom pernah sekalipun menginjakkan kaki di tanah Eropa dan Italia, jadi bikin mupeng sih hahaha. *intermezzo dikit lhaa… kali aja ada yang mau sponsorin jalan jalan ke Itali*

Menjelang ujung film sih tensenya makin berasa dengan munculnya adegan cukup sadis yang jadi titik balik jalur cerita yang datar gitu gaes. Dan makin ke ujung, buat kalian yang mungkin jeli, si Michelle Williams dan Christopher Plummer ini menurut gue makin canggih sih aktingnya even not so bad buat Marky Mark.

atm_online_1sht_fnl_ear_01
Poster ini kayanya gak bakal tayang di Indo deh (sumber: EW)

Oh iya, mungkin karena film ini inspired by true events, jadi gak terlalu banyak hal yang bisa dilebih kurangkan kali ya. Macam kalian baca berita di koran trus dijadikan sebuah film berkualitas (BUKAN KUALITAS FTV yaa). Jadi saran gue sebelum nonton, ada baiknya seng iseng buka Google trus cari aja tentang J. Paul Getty biar gak dodol dodol amat macam bu ibu yang nonton di sebelah gue. Udah berisik, plus saking pinter dan mungkin berasa satu level sama Mr. Getty, deseu gak mau lho silent handphone nya di dalam bioskop meski udah ditelpon beberapa kali sama orang dan akhirnya gue marahin karna ganggu. (Akhirnya curhat lagi dah).

As a conclusion, meski termasuk film crime thriller, menurut gue gak terlalu nge thrill banget dibandingin sama The Killing of a Sacred Deer. Tapi klo kalian penasaran kenapa sih film ini bisa dapet nominasi Golden Globe 2018, then beli tiketnya, nonton dengan baik dan gue yakin lo bakal tau kenapa. A gentle reminder for all of us, should you have all the money in the world, there must be a thing that money can’t buy.

Oh iya, All The Money In The World hanya main di jaringan bioskop CGV dan Cinemaxx mulai minggu ini ya gaes!

 

Ciao bella!!

 

Bonus: Movie poster dengan quote favorit dari film ini!

all-money-in-world-poster-5
I’m fighting an empire (sumber: traileraddict)
all-the-money-in-the-world-plummer-poster
There is very little in life worth paying full price. (sumber: traileraddict)

 

Advertisements

2 thoughts on “Movie Review: All The Money in The World (2018)

  1. Sebetulnya gw malah jadi kasian sama si anak ini dalam realitas aslinya, keliatan dia gak bisa keluar dari masa lalunya yang satu ini sampai akhir hayatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s