Ni Hao – Budget Taipei Travel Guide (1)

Hi guys! This time, I want to share about my recent traveling experience in Taipei, Taiwan. And as usual, I will share some tips and info on how you can go there with very limited budget. Also will share my story in several parts where each part I will try to inform you the route, how to get there and its the daily budget. So, here we go!

KakaoTalk_2017-08-30-21-57-34_Photo_46

Preparation

Airline Tickets

Lucky me! Eug dapat tiket returns EVA Air dengan harga super murah pas lagi ada pameran Astrindo di JCC pada bulan Maret lalu (setelah GATF kelar). Harganya super banget yakni Rp. 3.000.000. Sebelum beli, gue udah coba compare sama harga di Traveloka dan ternyata bedanya sampe Rp. 2jutaan lho. Harga di Traveloka pas itu sekitar Rp. 5,6juta. Makanya mikirnya langsung cepet aja biar gak keabisan hahaha. Kapan lagi bisa ke Taipei naik service airline dengan harga budget airline hihihi.

 

Penginapan

For new readers, gue ini tipe traveler yang sebisa mungkin menggunakan jasa AirBnB dengan alasan: Harga lebih bersaing dan fasilitas yang lebih baik daripada hotel. Begitu juga pas ke Taipei, gue mulai compare antara AirBnB dengan beberapa hotel (hotel yaa bukan HOSTEL) via traveloka, dan lagi lagi, gue melihat fasilitas dan harga yang ditawarkan host AirBnB lebih bagus daripada hotel disana.

Setelah browsing sana sini, akhirnya gue memilih untuk sharing room di salah satu listing AirBnb dengan harga Rp. 200.000 per malam include tax dan service fee. Jujur aja, harganya emang cukup standar, tapi gue bisa dapet breakfast PLUS (yang paling penting) MESIN CUCI! Jadi gue gak perlu bawa pakaian terlalu banyak dan kalau sudah kotor tinggal cuci aja gratis hihihi. Lokasi yang gue pilih itu ada di wilayah Qiyan dan berjarak sekitar 2 menit by foot ke apartemennya dari stasiun MRT Qiyan.

Nah, sebagai informasi aja nih. Based on ngobrol-ngobrol dengan host nya, ternyata AirBnB di Taiwan itu belum resmi jadi dia bisa ngasih harga yang lebih murah daripada hotel. Berhubung lokasinya itu di dalam apartemen, dia nyaranin jangan disclose klo bisa nginep di apartemen itu via AirBnB tapi bilang aja nginep di tempat temen. Tapi at the end, tetep aman kok.

TIPS: Oiya, kalo kalian belom pernah pake AirBnB dan mau dapet tambahan diskon sekitar Rp. 200.000 untuk penggunaan pertama kalian, silahkan bikin akun AirBnB disini.

Internet/SimCard

Yang ini udah jadi hal yang perlu dipersiapkan juga lho demi kenarsisan dan keeksisan yang HQQ! Untuk masalah data internet, gue memilih menggunakan ChungHwa Telecom yang kata host AirBnB itu paling bagus sinyalnya di Taiwan. Nah rejekinya lagi nih, seperti perjalanan gue sebelumnya di Bangkok dan Singapura, gue beli Tourist SimCard nya dari aplikasi Klook.

20170602154008Q60M20QB
Penampakan Sim Card ChungHwa Telecom

Sebenernya harganya gak terlalu beda jauh sih, cuma selisih sekitar 10ribuan aja sama harga beli langsung (sekitar NTD 300 untuk paket internet 5 hari), tapi yang paling enaknya ya gak perlu pusing pusing lagi buat mikir plus redeemnya juga gampil.

PLUS kalo kalian belom punya account Klook, kalian bisa dapet diskon tambahan Rp. 40.000 lho buat beli apapun asalkan registrasi nya disini. Mayan kaaan?!

Traveling App

Di zaman secanggih ini, meski paper map masih perlu, tapi gak ada salahnya juga lho download aplikasi yang membantu selama perjalanan di Taiwan. Aplikasi yang gue rekomendasikan adalah sebagai berikut:

TP Metro: untuk membantu mengetahui biaya naik MRT dan ngebantu pemilihan jalur MRT tercepat kalau ada yang jalur bersinggungan. (Download: iOS / Android)

Trafi: untuk membantu tracking bus plus perkiraan waktu sampai dan waktu kedatangan bus berikutnya.

Halal.Taiwan: untuk membantu teman-teman muslim mencari restoran halal di Taipei. (Download iOS)

 

Visa

This is one of the best part of my trip, GAK PERLU REPOT NGURUS VISA. As informed di situs resminya, penduduk Indonesia yang mau ke Taiwan bisa mengurus visa cukup dengan klik klik aja tanpa ada biaya. Syaratnya pun gak terlalu susah sih menurut gue, antara lain: “The applicant possesses at least one of the following documents issued by Australia, Canada, Japan, Korea, New Zealand, any of the Schengen countries, the United Kingdom, or the United States: Valid entry visa (electronic visa must be printed out), or Resident card or visa that has expired less than 10 years prior to the date of arrival in Taiwan”. Untuk syarat lengkapnya bisa cek disini.

Jadi, buat kalian yang udah pernah punya visa Jepang, Amerika, Korea Selatan dan negara Schengen, bisa langsung apply GRATIS! Apply bisa langsung klik disini.

Once visa sudah di approved, welcome onboard!

Day 1

Well, hari pertama ini gak ngapa-ngapain juga sih, karena kan saya dapat pesawat dengan jadwal yang super nanggung, yakni berangkat jam 14:20 dan sampai di Taoyuan Int’l Airport itu jam 21:20 (delay dari jadwal semula yakni jam 20:45 waktu setempat). Sebenernya pas sampe itu pengen banget keliling airport ini karna seru banget design dan toko yang ada, tapi berhubung udah malem jadi pengen buru-buru keluar aja deh.

IMG_6922
Dapet pesawat yang layar media nya kecil 😔
IMG_6923
Windows Seat Photo
IMG_6925
Taipei city light from above

Done ngelewatin imigrasi dan dapet cap baru di paspor, langsung aja menuju tempat pengambilan SimCard yang ada di arrival hall TPE. Cukup tunjukkin voucher yang ada di email plus Paspor & KTP (pihak telco Taiwan memang mewajibkan ada 2 identitas yang berbeda kalau mau beli SimCard) dan langsung bisa konek dengan sinyal 4G di hape.

IMG_6927
Salah satu sudut di Taoyuan International Airport
IMG_6926
Suasana Taoyuan International Airport

Satu hal yang agak mengganggu pas di hari pertama ini adalah gue salah pilih kereta! Kenapa gitu? Mungkin karna udah lelah terbang selama 5 jam, akhirnya gw cuma bisa ngikut arus bareng bule bule yang mau naik MRT dari MRT Terminal 2 Taoyuan ke MRT Taipei Main Station.

IMG_6929
Suasana Stasiun MRT Taipei Main Station untuk menuju ke Red Line

Tips buat naik MRT dari Taoyuan Airport: Turun dulu ke B2, lalu beli aja EasyCard dan isi perdana sesuai kebutuhan. Untuk tarif MRT Taoyuan ke MRT Taipei Main Station itu NTD 160 one way dan sama aja baik untuk yang MRT Commuter atau MRT Express. Jadi saran gue: PILIH YANG EXPRESS!

Bedanya apa? Commuter itu berhenti di semua stasiun dengan waktu tempuh sekitar 50 menitan dan lokomotif berwarna biru plus seating arrangementnya standar MRT alias berderet dan berhadap hadapan. Kalau yang Express itu berhenti di beberapa stasiun aja dengan waktu tempuh sekitar 30 menit plus warna lokomotifnya itu Ungu dan seating arrangement nya berdua-dua. Pintu masuk yang commuter ini biasanya ada di sebelah kiri kita, jadi sebelum tap kartu ke mesin, pastiin aja longok ke atas dulu yaa supaya gak kejadian kaya gue salah masuk peron hahaha. Untuk lebih detailnya bisa langsung klik disini. Ya karna salah naik jenis kereta, akhirnya gue baru sampe Taipei Main Station sekitar jam 23:00 trus lanjut lagi ke Stasiun Qiyan di jalur merah selama 20 menitan. Dan sampe di tempat penginapan gue langsung tidur daaaahh..

IMG_6931
City light from apartment

Oiya, berikut detail pengeluaran untuk hari pertama:

Screen Shot 2017-08-30 at 10.21.18 PM
Budget diluar jajan yaa

What’s going on next? Sabar yaaa artikelnya lagi ditulis dulu hihihi. Sembari nunggu, boleh lah di follow dulu akun Instagram atau Path gue. Atau bisa juga langsung search hashtag #khikotaipeitrip di Path dan #kikotaipeitrip di Instagram ya.

Sok dibaca jilid kedua: Ni Hao – Budget Taipei Travel Guide (2)

Jilid ketiga: Ni Hao – Budget Taipei Travel Guide (3)

Jilid keempat: Ni Hao – Budget Taipei Travel Guide (4)

 

Advertisements

3 thoughts on “Ni Hao – Budget Taipei Travel Guide (1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s