Bebas

Bebas.

Kata itu yang selalu gue utarakan kepada setiap orang yang nanya apa alasan gue keluar dari kantor lama gue. Ya, gue butuh kebebasan, dan mungkin kalian juga butuh. Selama hampir tiga tahun gue kerja di perusahaan sebelumnya, gue merasa terkungkung, mulai dari ide sampai kelakuan yang sudah diatur dari A sampai Z dan gue ngejalanin itu semua dengan kondisi sekitar 20% seneng, sisanya lebih banyak desperate. Apakah merupakan kesalahan bekerja di tempat sebelumnya? Gak lah. Semua bukan kesalahan, karena klo gak salah ya gak akan pernah belajar dan gak akan pernah tau siapa diri lo sebenernya.
Bagi temen-temen yang mau kerja, based on pengalaman gue selama ini, ada beberapa tips yang mau gue share:

1. Pilihlah kerjaan yang sesuai dengan minat dan bakat kalian.
Jangan sampai asal-asalan pilih kaya yang gue lakuin sebelumnya. Even worse klo lo terima kerjaan yang lo udah tau lo gak suka tapi tetep lo terima dengan alasan โ€œYang paling cepet offer ke gue dan gajinya lebih gedeโ€. Pour moi, money ainโ€™t nothing but a number. Having your hobby as your main job will bring joy to your life, coz you will never know that you are at work and you also get paid for doing thing you like.

2. Pilih kantor yang jelas.
Meaning jelas tujuannya, bentukannya, pimpinannya dan sepak terjangnya. Banyak kantor yang dari luar bagus, tapi pas lo liat jeroannya malah acak kadul dan gak berkonsep. Cobalah diskusi dengan temen atau kolega lainnya tentang perusahaan yang akan lo jadikan tempat mendulang rejeki.

3. Pilih kantor yang gak ribet sama urusan ijasah.
Kenapa gitu? Menurut gue sih agak aneh aja. Hal ini terjadi sama gue kok. Kantor gue sebelumnya hobby nahan ijasah dan akhirnya bikin suka ribet sendiri, missal mau bikin perpanjang paspor atau urgent matters lain yang butuh presence dari ijasah lo. Dan setau gue, kayanya saat ini dari depnaker udah ngelarang perusahaan tuk nahan-nahan ijasah (CMIIW). Last, just remember, ijasah itu hanya untuk “menguatkan” bahwa lo lulusan dari sebuah instansi pendidikan aja kok, in the end, yang berjaya adalah mereka yang berkinerja cemerlang meski gak punya ijasah yang ‘wow’.

4. Jenjang karir dan sistem upah plus remunerasi lainnya yang jelas.
Kadang pas lo di offer, suka kalap dengan jabatan yang akan diterima plus angka bulanan yang bakal lo dapet, but please jangan mudah tergoda ya. Mind to yourself tuk minta kepastian tentang jenjang karir dan juga perintilan dari gaji dan tunjangan lainnya ya! Klo di perusahaan local, pastiin lo ada jenjang karir dan klo di perusahaan internasional, saran gue cari tahu ada gak kesempatan karir di luar negeri. Somehow buat gue itu jadi nilai plus.

5. Enjoy sama kolega dan lingkungan.
Yang terakhir dan cukup penting buat pertimbangan itu ya temen-temen lo dan juga lingkungannya, karna klo kolega dan lingkungan lo sesuai dengan gaya lo, kerja pun akan lebih santai dan bikin lo tambah semangat. For example, klo lo merasa berjiwa muda, carilah perusahaan yang lebih banyak diisi oleh anak-anak muda, klo lo malah masuk ke lingkungan yang isinya oom-oom, gue jamin lo bakal seteres karena beda pemikirannya.

Gue adalah tipe orang Gemini, yah selayaknya yang kalian tau I am such a spirited-free person, doing what I like for living and just enjoy and cherish everything I did. So, mungkin saran milih kerja di atas bisa jadi pencerahan buat kalian tuk mendapatkan pekerjaan sehingga kalian bisa merasa BEBAS saat bekerja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s