Pos. It. Ive.

Hei guys..

I am back..

On a night like this, i have so many stories to be written.. But due to time constraint and all, i can’t barely tell you all one by one. So, let me share you some of my thought of what have happened during this week.

1. Whitney Houston is in heaven now.
Yes, she died a night before 2012 Grammy Award. Sad? Deeply. Why? Simply coz I attached my life with her music. Like others donk? Not really, i’m not filling my life with whitney music since i was a little kid, but i do attached since ‘The Bodyguard’ became huge and massive single.. Since then, i do adore her, not only the voice herself, but also her charms. To be honest, semakin tau tentang perjalanan hidupnya Whitney, especially saat dia struggle dengan kehidupan pribadinya, saya tersentuh. God bless you Whitney.

2. Recovery time.
Saatnya tuk sembuhkan luka, mengubur semua masa lalu yang ada dan membuka lembaran baru bersama.. Banyak masukan yang saya terima, khususnya dalam hal mengembangkan diri dan membesarkan hati. Dulu, saya terlalu banyak berkata ‘takutnya,’ ; ‘menurut gw’ and etc, tapi banyak hal yang menampar saya untuk mengurangi pengucapan kata tersebut. Teman saya @arinugroho_ bilang secara gamblang bahwa, ‘kalo lo terus terusan bilang ‘gw takut’, ‘menurut gw’ dan lainnya, yang ada hidup lo gak bakalan maju.’. Tamparan yang sangat dalem sih tapi it works tuk nyadarin gw bahwa selama ini gw masih jadi orang yang penakut. Since then, saya udah bisa ngurangin kata2 itu.
Recover yang lainnya, akan dijelaskan pada bagian terakhir.

3. #StayPositive
Yang ketiga, saya sedang menggalakkan aksi bernama #StayPositive. Gak ada maksud ingin tenar dan di komersilkan, tapi saya cuma ingin mencoba untuk menularkan sisi positif ke semua orang. Dulu, saya sering kali berfikiran negatifnya dulu agar saya tau apa yang akan saya lakukan jika saya mendapatkan hasil yang terburuk. Seiring berjalannya waktu, sisi negatif itu semakin menguasai diri saya, bahkan dalam semua aspek kehidupan yang saya hadapi. Mudsh curiga, kurang percaya kepada orang lain hingga akhirnya saya merasa diri saya ini gak ada artinya. Namun setelah kejadian yang telah saya sebutkan di atas serta beberapa alasan lainnya, saya mengerti dan sudah saatnya bagi saya untuk merubah seluruh cara pandang saya. Dengan melihat lebih banyak sisi positif, maka akan lebih banyak pula jalan yang terang yang akan di dapat di kemudian hari.

4. Memilih untuk Memilih.
Sebagai bagian terakhir dari posting ini, dan memang saya sengaja memilih angka 4 sebagai bagian akhir, saya kini sudah memilih. Masih ingat cerita tentang Peter Pan yang saya tulis sebelumnya? Yah, sekarang saya menjadi wendy. Bukan berarti saya ingin jadi transgender yaa.. Saya menjadi Wendy dalam artian, saya sudah memilih. Saya memilih untuk memilih apa pun yang saya anggap baik untuk saya. Saya berusaha umtuk tidak lagi menggantungkan pilihan, atau mungkin lari dari masalah yang datang.
Memang tidak mudah bagi saya tuk memutuskan berkata “It is the time, I know I have to grow and being a Man not that ol skul boy” butuh banyak proses. Tapi semakin hari, saya -dan menurut saya anda juga- diharuskan untuk memilih satu hal untuk di jalankan. Tidak bisa menggantungkan ataupun kabur. Kapan saya mulai memilih? To be honest mulai minggu ini. Dan semoga bisa terus bertahan.

Terima kasih ๐Ÿ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s