Don’t Dream It’s Over

Hey now, hey now,
Don’t dream it’s over..

Jujur saja, saat ini saya sedang kangen sama ayah saya yang sudah almarhum sejak satu dekade yang lalu. Mendadak kange berat setelah nonton film Monster Inc. sebuah film keluarga yang menceritakan petualangan seorang anak kecil di dunia monster yang bertugas menakut-nakuti anak kecil demi memperoleh setabung energi. Terus hubungannya apa?? Hubungannya satu, yakni hanya ayah saya yang bisa menenangkan saya saat saya sedang mengalami mimpi buruk atau hal lain yang membuat saya drowning.

20120203-050543.jpg

Boleh dibilang saya ini punya sebuah mimpi yang selalu muncul setiap kali selesai menonton film G30S/PKI karya Alm Arifin C Noer (CMIIW). Mimpinya sangat sederhana tapi sangat menyeramkan buat saya yang kala itu berusia 9 tahun. Selalu di awali dengan diri saya yang terperangkap dalam ruangan serba putih, kemudian muncul segerombolan tentara bersenjata laras panjang yang berlarian melewati saya. Setelah tentara tidak muncul, saya langsung berpindah ke sebuah lokasi yang remang dan hanya terdengar suara pesta pora dan kegembiraan orang yang hadir dan terkadang di selingi oleh suara rintihan pria yang terdengar sedang dalam kesakitan.

Selesainya di lokasi itu, mimpi saya berlanjut kembali di ruangan putih tempat saya memulai mimpi saya. Namun ada yang berubah, di ruangan itu saya tidak sendiri, melainkam di kelilingi oleh pasukann bersenjata. Tidak hanya itu, di dekat saya juga mulai bermunculan butiran darah yang selalu siap di pecahkan. Nah, setiap butiran itu pecah, somehow saya tidur sambil berteriak ketakutan hingga membangunkan ayah dan ibu saya.

20120203-050647.jpg

Kalau sudah teriak seperti itu, gak ada yang bisa membuat saya bisa memejamkan mata kecuali bisa tidur bareng ayah dan ibu, karena muncul rasa aman saat saya tidur di antara mereka. Dan rasa aman seperti itulah yang kini saya butuhkan.

Sejak sepeninggalan ayah saya, kadang saya bingung klo menghadapi masalah yang terus datang dan saya pun gak memiliki ide tuk memecahkannya. Kalau saya cerita ke ibu, saya yakin pasti akan menambah bebannya dia sebagai single parents. Huuuff,, ya akhirnya paling saya berdoa sama Tuha supaya diberi ketabahan.

Kadang saya sering berfikir, atau mungkin lebih tepatnya bermimpi kalau saja ayah saya masih ada mungkin gak akan seberat ini 🙂 . Tapi ya kenyataan memang berkata lain, seperti yang sudah saya ulas sebelumnya, saya rasa meninggalnya ayah saya merupakan awal dari langkah saya untuk menuju dunia yang lebih dewasa dan saya harus mampu memikul tanggung jawab yang lebih besar, yang diserahkan Allah kepada saya.

Mungkin di postingan berikutnya saya mau membahas tentang bagaimana mimpi yangbsaya ceritakan di awal itu bisa terulang dan selalu sama setiap saya selesai menonton film yang sama. Jika teman ada yang memiliki info tentang mimpi yang berulang, mohon kabarin saya yah. Terima kasih dan sukse selalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s